Tampilkan postingan dengan label CI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Januari 2013

Penggunaan Variabel dalam Controller - Codeigniter

Dalam suatu kutipan Betha Sidik salah satu penulis buku framework PHP,  Controller tidak sekedar menjadi pemanggil, dan view tidak sekedar untuk menampilkan dokmen HTML saja,
tetapi kita bisa menunjukkan sedikit fleksibilitas, yaitu adanya peluang kemudahan untuk menampilkan pesan yang dinginkan.

sebagai contoh buatlah file bernama cyberhack.php , 
dan ketiikan programny seperti berikut




Simpanlah file tersebut didalam direktori
c:\xampp\htdocs\CYBER\application\controllers

perhatikan program tersebut,
disini kita membuat variabel array $data, dan kemudian mendefiniskan kesebuah elemen yang menggunakan kata  cyber, yang berguna untuk menyimpan suatu kata, walaupun aku belum bertemu langsung.....     begitu juga dengan elemen yang menggunakan kata ikka, dan meyda. elemen tersebut akan disimpan sesaat yang nantinya dapat dipanggil saat dibutuhkan.

Dan untuk menampilkannya,
anda cukup memanggilnya dengan $cyber, $ikka, $meyda.
untuk membuktikkannya ketikkan program berikut dengan nama tampil.php

simpan kedalam direktori
c:\xampp\htdocs\CYBER\application\views


bukalah browser anda dan masukkan url  nya
http://localhost/Cyber/index.php/cyberhack  ,




Dengan menggunakan cara ini, anda bisa menggunakan banyak variabel dalam suatu view,  
dari contoh tersebut, mungkin anda berfikir, hanya untuk menampilkan teks saja sedikit ribet dan memerlukan lebih dari satu file.

Yah karena itu hanyalah suatu contoh penggunaan controllr dan view serta penggunaan variabel didalam controller. jika anda membuat program yang sedikit rumit. mungkin dengan teknik penggunaan variabel seperti ini akan sangat membantu anda dalam membuat program.

Mengenal Controller dan View pada Codeigniter

Tulisan sebelumnya saya sudah menjelaskan bagaimana cara controller bekerja pada Codeigniter, dan sekarang yang perlu anda pelajari adalah cara kerja dari Controller dan view. Sesuai namanya view disini berfungsi untuk menampilkan tampilan yang kita buat sedangkan controller sebagai penghubung view untuk menampilkannya.

Untuk lebih jelasnya lihatlah contoh program sederhana ini.


Simpan dengan nama c2_hadi.php  
kedalam direktori c:\xampp\htdocs\CYBER\application\controllers


perhatikan program baris 4
$this -> load -> view ("c2-2");

c2-2 merupakan nama file yang akan diload atau ditampilkan disuatu file view


sekarang buatlah file c2-2 tersebut, dengan mengetikan program seperti ini


Simpan dengan nama c2-2.php 
kedalam direktori  c:\xampp\htdocs\CYBER\application\views

Pada saat pemanggilan, kita tidak perlu menuliskan .php-nya, karena Codeigniter secara otomatis akan melakukan pencarian file view yang kita panggil.

Sekarang buka browser anda untuk melihat tampilannya.
dan masukkan URL-nya

http://localhost/Cyber/index.php/c2_hadi


Dengan bagini sudah terlihat jelas bukan, bagaimana controller dan view melakukan fungsinya masing-masing. :)

Senin, 07 Januari 2013

Controller pada Codeigniter

Jika teman-teman baru pertama kali mengenali framework Codeigniter, 
Teman-teman harus mengerti terlebih dahulu  konsep dari MVC (Model View Controller), karena jika teman-teman paham dengan konsep MVC ini, maka secara garis besar teman-teman sudah bisa menguasai framework.

Dalam kutipan Berhandus Herdi Sirenden dan Ester Laekha Dachi salah satu penulis buku  FRAMEWORK PHP, mendefinisikan bahwa MVC adalaah konsep pemisahan antara logika dengan tampilan dan database. Manfaat konsep ini adalah membuat coding logic lebih sederhana dan dapat membuat programmer dapat bekerja secara terpisah dengan designer. Programmer mengerjakan logika, sedangkan designer berkutat dengan rancangan dan tampilan.




Model : berisi fungsi yang berkaitan dengan pengolahan database

View   : Berisi kode-kode untuk menampilkan tampilan suatu aplikasi yang dibuat. Tampilan dapat berupa web page, header, footer, dan sebagainya

Controller : Berisi kode-kode yang mengubungkan antara model, view, dan sumber lain untuk mengolah HTTP request dan generate web page

Jika teman-teman sudah paham dalam konsep MVC ini, teman-teman bisa langsung mempelajari atau membuat controller terlebih dahulu pada CI.  karena semua program yang nantinya akan dibuat akan dijalankan  atau dipanggil terlbih dahulu oleh controller ini. Controllerlah yang akan mengatur semuanya dan mengatur yang berikutnya akan dipanggil.

Untuk lebih jelasnya mari kita buat controllernya

Buatlah file dengan nama c_hadi.php simpan didalam direktori c:\xampp\htdocs\ci20\application\controllers

Ketiikan programnya seperti ini:


Perhatikanlah file html tersebut,
Controller yang dibuat sperti telah membungkus program c_hadi.php dengan pernyataan class script.

Untuk menampilkan hasilnya anda cukup menggunakan browser dan pada URL ketikkan:
localhost/CodeIgniter_2.0.2/index.php/c_hadi        

anda tidak perlu menuliskan ekstens .php-nya, karena melalui index pada codeigniter secara otomatis akan mencari file tersebut.

Menginstal CodeIgniter (CI)

Selamat pagi teman-teman semua :D

Kali ini saya akan memberikan tutorial mengenai salah satu framework, yaitu codeigniter

Codeigniter (CI) yaitu salah satu framework php yang sangat berguna bagi programmer untuk memudahkan atau membuat berbagai macam program yang lebih sistematis.




Berikut beberapa fitur dari CodeIgniter yang dikutip dari salah satu penulis buku yaitu Betha Sidik

- Sistem Berbasis Model-View-Controller
- merupakann framework yang ringan
- Memiliki fitur class database yang mendukung beberapa platform
- Dukungan database dengan Active Record
- Form dan validasi data
- Keamanan dan filtering XSS
- Manajemen sesi
- Class untuk pengiriman email yang mendukung lampiran, email dengan HTML/Teks, menggunakan berbagai protokol (sendmail, SMTP, Mail)
- Librari manipulasi Image (menggunting, mengubah ukuran, memutar, dan laiinnya)
- Class untuk Upload File
- Lokaliisasi
- Paginasi
- Enkripsi data
- Benchmarking
- Full Page Caching
- Logging error 
- Profiling Aplikasi
- Class kalender
- Class user agent
- Class encoding zip
- Class engine template
- Class trackback
- librari XML-RPC
- Class unit pengujian
- URL yang bersahabat dengan search engine
- Roting URL yang flexibel
- Mendukung hook dan ekstensi class
- Librari fungsi helper yang banyak

Banyak banget  ya fiturnya :D

Nah, Untuk menggunakan Codeingniter ini secara maksimal,
kita harus memiliki:
- PHP 4.3.2 atau versi diatasnya
- Web Server Apache 
- MySQL, MySQLi, MS SQL, Postgre, Oracle, atau ODBC
- Codeigniter, yang dapat langsung download diwebsitenya,  kllik DISINI untuk mendownload codeigniter,

sebelum instalasi CI, kita harus menyiapkan paket server web dan database yang akan digunakan, Silakan download DISINI,  Untuk instalasi web server saya rasa bisa dimengerti sendiri, karena cukup next-next aja :D

Jika sudah terisntal akan tampil seperti ini


Nah jika web server sudah siap, lanjutkan dengan instalasi CI yang sudah anda download.

- Extraks terlebih dahulu paket CI, setelah itu copy folder CI tersebut kedalam xampp, yang terletak di C:\xampp\htdocs   


Dalam CI terdapat 3 direktori, yaitu:
- Aplication (tempat programmer membuat programnya)
- System (Semua librari class dan fungsi yang dimiliki oleh CI yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi)
- User_guide (boleh dihapus saja ataupun tidak, karena hanya berisi dokumentasi cara menggunakan CI)

Selanjutnya dalam folder /application/config/ ada beberapa file yang perlu anda ubah agar CI dapat berjalan dengan baik

Config.php
isi dengan alamat pemanggilan pada browser, contohnya http://localhost/CodeIgniter_2.0.2


$config['base_url'] =  http://localhost/CodeIgniter_2.0.2 '';

$config['rewrite_short_tags'] = TRUE ;


Database.php
isi hostname, username, password dan nama database yang digunakan


$db['default']['hostname'] = 'localhost';
$db['default']['username'] = 'root';
$db['default']['password'] = '';
$db['default']['database'] = 'nama database';



Autoload.php
Berfungsi untuk memanggil fungsi yang sudah disediakan CI atau fungsi yang anda buat secara otomatis, contoh disini saya akan memanggil fungsi database secara otomatis, sehingga setiap fungsi lain yang membutuhkan fungsi database cukup dengan menggunakan perintah

$this->db, 

$autoload['libraries'] = array('database');

$autoload['helper'] = array('url', 'form');


Routes.php
Digunakan untuk menentukan nama berkas utama yang digunakan sebagai ekskutor utama website atau aplikasi. contoh defaultnya tulisan welcome


$route['default_controller'] = 'welcome';

silakan coba buka folder /application/controllers/welcome.php
file tersebut digunakan sebagai eksekutor utama dari proses secara keseluruhan.

Sekarang untuk menguji instalasi CI telah benar atau salah, cukup menggunakan browser, lalu masukkan url anda..   localhost/CodeIgniter_2.0.2 , jika berhasil akan tampil seperti ini


Semoga berhasil seperti ini yah :D
selamat mencoba, semoga tutorial ini dapat membantu teman-teman yanng ingin belajar CI