Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Januari 2013

Cara memasang kabel front panel

Merakit komputer? Bukan pekerjaan yang sangat sulit. Jika diurut-urutkan, rasanya tidak sampai melalui 20  proses :
1. Membuka Casing
2. Memasang power supply
3. Memasang dudukan baut mainboard
4. Memasang I/O Shield mainboard
5. Memasang mainboard
6. Memasang processor
7. Memasang RAM
8. Memasang Harddisk
9. Memasang Drive DVD
10. Menghubungkan kabel ke tempat masing-masing
11. Menutup Casing

Jadi Cuma 11 proses saja, sedikit bukan? Tapi selama mengamati banyak orang yang mencoba merakit, saya melihat bahwa kesulitan terbanyak yang ditemui adalah di nomor 10, yaitu menghubungkan kabel ke tempat masing-masing, terutamamemasang kabel front panel dari casing ke mainboard.
Ya, memasang kabel panel yang umumnya terdiri dari 4 (empat) pasang kabel yang terhubung dengan :

Lampu LED Harddisk (HDD LED)

Tombol Power (Power SW)

Tombol Reset (RESET SW)

Lampu LED Power (POWER LED) 



Foto di bawah ini menunjukkan kabel-kabel yang saya maksud
4 Pasang Kabel Front Panel





Tulisan saya kali ini, saya akan mencoba memberikan tips bagaimana memasang kabel-kabel kecil tersebut dengan baik dan benar.
Cara terbaik untuk memasang kabel tersebut adalah melihat panduannya pada buku manual mainboard. Tapi umumnya hampir semua mainboard saat ini menggunakan standar yang sama dalam peletakan pin-pin yang akan dipasangi kabel panel, walaupun saya menemukan beberapa mainboard ASUS bersocket AM2 (untuk processor AMD) menngunakan susunan yang tidak biasa. Tapi sekali lagi, itu sangat jarang ditemui.

Ok, tugas anda adalah menemukan pin Front Panel di Mainboard, anda tidak akan kesulitan, umumnya terletak di tepi bawah saat mainboard dipasan pada casing. Berderet di samping pin berketerangan USB_1, USB_2, AUDIO dan lain-lain. Cari saja dibarisan pin-pin tersebut yang mempunyai keterangan Front Panel atau F_Panel. Dua foto berikut adalah pin Front panel yang umum ditemui, terdiri dari 10 pin dengan salah satu pin yang terletak di ujung kanan atas KOSONG, saya sering menyebutnya dengan PATAH. Anda bisa menggantinya dengan HILANG atau LENYAP dan sebagainya.

Pin-pin Front Panel pada Mainborad
Di tempat ini kabel Front Panel akan dipasang







Pin yang kosong tersebut adalah pin nomor 10, sedangkan ujung yang berseberangan adalah pin nomor 1. Sehingga lima pin dibawah semua bernomor ganjil, dari kiri ke kanan bernomor 1-3-5-7-9 sedangkan pin-pin pada barisan atas bernomor genap 2-4-6-8-10. Ingat baik-baik nomor ini karena anda tidak akan menemukannya di mainboard. Anda hanya bisa mencarinya di buku manual mainboard.
Berikut saya gambarkan susunan pin yang telah saya beri nomor, ingat pin nomor 10 adalah yang kosong.


Nah sekarang tinggal menghubungkan pasangan kabel masing-masing ke pin-pin tersebut.  Yang akan dihubungkan adalah :
1 - 3          Ke kabel HDD LED
2 - 4          Ke kabel POWER LED
5 - 7          Ke kabel RESET SW
6 - 8          Ke Kabel POWER SW
Sedangkan pin nomor 9 biarkan kosong. Perhatikan kolom sebelah kiri, Pin 1, 2 dan 6 dihubungkan dengan kabel positif, hanya pin nomor 5 yang dihubungkan dengan kabel negatif. Sebaliknya, pada kolom sebelah kanan hanya pin nomor 7 yang terhubung ke kabel positif sedangkan pin nomor 3, 4 dan 8 terhubung ke kabel negatif. Sangat mudah untuk menghafal, bukan? 1-3, 2-4, 5-7 dan 6-8. Positif-negatif, positif-negatif ,negatif-positif, dan positif-negatif. Sudah ketahuan jika hanya pin nomor 5-7 yang susunannya terbalik dari yang lain.

Lalu, bagaimana menemukan kabel positif dan negatif ? Untuk gampangnya lihat saja warnanya. Kabel negatif umumnya berwarna putih atau hitam. Tetapi jika kabel putih dan hitam menjadi pasangan maka yang putih yang negatif. Jika tidak ada kabel warna putih atau hitam biasanya akan ada warna merah sebagai kabel positif.

Sebagai tambahan, untuk casing-casing yang dipasangi lampu power yang lebih besar, saat ini biasanya kabel POWER LED menggunakan  konektor molex male  2  pin (sama persis dengan konektor molex male 4 pin dari power supply, tapi jumlah pinnya hanya 2) yang langsung dihubungkan ke power supply. Seperti foto dibawah ini.

Jumat, 07 Desember 2012

Intel akan Mengeluarkan Ivy Bridge 10 Watt dan 13 Watt

Beberapa hari yang lalu, kami sempat menginformasikan bahwa Intel akan mengeluarkan prosesor dengan arsitektur Ivy Bridge yang memiliki daya di bawah 17 watt. Ternyata, prosesor Ivy Bridge yang memiliki daya dibawah 17 watt tersebut diberi nama Intel Mobile-Y Processor. Thermal Design Power (TDP) yang dimiliki oleh prosesor Intel Mobile-Y tersebut berkisar antara 10 watt dan 13 watt.
Prosesor yang memiliki TDP 10 watt adalah Intel Pentium 2129Y. Sedangkan yang memiliki TDP 13 watt adalah Core i3-3229Y, Core i5-3339Y, Core i5-3439Y, dan Core i7-3689Y.  Pentium 2129Y menggunakan graphics terintegrasi Intel HD Graphics, sedangkan yang lainnya menggunakan graphics terintegrasi Intel HD Graphics 4000 Series. Untuk prosesor kelas Core-i, semuanya akan menggunakan teknologi Hyperthreading pada dua buah core yang terpasang.
Rencananya, prosesor Mobile-Y ini akan diluncurkan pada kuartal pertama tahun 2013. Tentu saja, dengan TDP seperti itu, sebuah tablet dengan sistem operasi Windows 8 akan dapat berjalan lebih mulus lagi dan tentu saja memiliki daya tahan baterai yang lebih lama. Akan tetapi, saat dipasang pada sebuah Ultrabook, tentu saja kinerjanya akan lebih rendah dibandingkan dengan Ultrabook yang ada sekarang. Walaupun begitu, bisa jadi nantinya dapat membuat harga Ultrabook menjadi lebih terjangkau lagi.
Sumber: VR-Zone China

Akhir Hidup AMD Bulldozer Hampir Tiba

Tahun lalu, dunia dikejutkan dengan lahirnya arsitektur prosesor baru dari AMD,  yaitu Bulldozer. Hal itu menandakan bahwa AMD telah berpindah dari sistem true multicore ke modular. Memang, hasil yang diharapkan tidak sesuai dengan yang AMD inginkan. Terbukti bahwa sang pendahulu, yaitu Thuban atau AMD Phenom II X6 masih dapat mengungguli Bulldozer pada hampir semua pengujian.


Tahun ini pun, sang penerus Bulldozer, yaitu Piledriver, telah diluncurkan. Uniknya, AMD berhasil meningkatkan kinerja Piledriver dan membuatnya lebih efisien. Tentunya dengan keluarnya Piledriver menandakan bahwa Bulldozer sudah harus pensiun. Dan memang, rencananya AMD akan membuatBulldozer untuk pensiun di kuartal pertama 2013.
Jika kita berbicara Bulldozer, tentu lini yang akan di EOL (End Of Life) oleh AMD adalah seri FX 8100, FX 6100, dan FX 4100. Ketiganya sudah digantikan dengan seri FX 8300, FX 6300, dan FX 4300 yang memang terbukti lebih baik. EOL juga berlaku bagi AMD FX 6200 serta FX 4170.
Tentu saja semua itu masih dapat dijalankan jika Anda masih memiliki motherboard dengan socket AM3+.
Sumber: Fudzilla